Malangtrend.com – Diterjang hujan dengan intensitas tinggi, berbagai ruas jalan di Kota Malang banjir dan tergenang air. Berdasarkan data dari BPBD Kota Malang, sebanyak 16 ruas jalan di Kota Malang banjir Rabu (19/11) siang hingga sekitar pukul 17.30 WIB.
Warga di kawasan Jalan Ciliwung, Nur, mengatakan banjir mulai tampak setelah hujan deras sejak pukul 14.00 WIB. Warga baru paham saat air di jalanan mulai meninggi.
“Awalnya itu memang dari hujan deras, terus air ini tiba-tiba naik. Saat itu kondisi jalanan mulai tergenang dan banjir dari air hujan dan luapan sungai, semakin tinggi,” ujarnya.
Di sekitar Jalan Ciliwung, banjir sudah mencapai di atas mata kaki. Sementara, di beberapa titik sekitar jalan tersebut, kondisinya justru lebih parah.
Dari pantauan Malang Posco Media di lokasi, beberapa titik yang terendam banjir ada di Jalan Tenaga Barat, Jalan Letjen S. Parman, Jalan S.P. Sudarmo, Jalan Alumunium hingga kawasan jalan lain.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno mengakui terkait berbagai ruas jalan yang terendam banjir. Beberapa lokasi telah masuk laporan ke pihaknya.
“Setidaknya ada 16 titik lokasi banjir yang terpantau dan dilaporkan ke BPBD Kota Malang. Ada yang ruas jalan terendam, bahkan beberapa titik juga terdampak air masuk rumah,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Beberapa ruas jalan yang terlaporkan dan terpantau BPBD Kota Malang, didominasi di Kecamatan Blimbing, Lowokwaru dan Klojen. Titik ruas jalan yang mengalami banjir di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan Candi Kalasan, Jalan Letjend S. Parman, Jalan Ciliwung, Jalan Bantaran hingga Jalan Soekarno Hatta.
“Saat ini, kami masih terus mendata titik yang terdampak hujan lebat. Mungkin bencana yang terjadi tidak hanya banjir, dan masih kami pantau. Kami juga melakukan upaya penanggulangan agar tidak sampai terjadi korban,” tandasnya. (mpm/mtc)