Malangtrend.com – Dampak angin puting beliung di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau, Minggu (2/11) kemarin tidak hanya merusak puluhan rumah, namun juga memutus jaringan listrik di delapan titik dalam dua dusun yakni Dusun Krajan dan Dusun Semanding.
Hingga tadi malam pukul 21.22 WIB, sebagian lampu terpantau masih padam, dan petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah mengkondisikan agar lampu kembali menyala.
“Alhamdulillah listrik sudah menyala, PLN sudah mengkondisikan. Tinggal sekitar delapan titik belum tersambung karena memang putus kabel distribusinya yang dari tiang listrik,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Malang R. Ichwanul Muslimin, ditemui usai peninjauan dampak angin puting beliung, Minggu (2/11) malam.
Masing-masing jaringan listrik terputus di Dusun Krajan terdapat lima titik. Sedangkan di Dusun Semanding terdapat tiga titik.
Sementara itu, Ichwanul menyebut, hasil peninjauan tadi malam, permukiman warga yang terdampak angin puting beliung di Dusun Krajan sekitar 41 rumah yang atapnya disapu angin puting beliung dan ada dua rumah yang gentengnya sekaligus struktur penampangnya juga ikut terdampak.
“Sehingga dengan sangat terpaksa harus mengungsi di tetangga atau di keluarganya,” imbuh Ichwanul.
Sedangkan di Dusun Semanding hasil peninjauan sementara juga terdapat sekitar 40 rumah yang terdampak.
“Atap rumah yang terdampak macam-macam, ada yang dari genteng, galvalum, seng, dan kondek. Jadi semuanya yang terlewati oleh angin puting beliung ini terdampak,” bebernya.
Ichwanul menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian angin puting beliung. Pihaknya juga telah menyalurkan bantuan, termasuk untuk warga yang mengungsi seperti alas tidur dan logistik. (mtc/mpm)