Malangtrend.com – Terhitung mulai Sabtu (14/2) hingga Selasa (17/2), Jembatan Bailey Sonokembang Kota Malang akan ditutup sementara selama empat hari. Penutupan ini dilakukan untuk proses penggeseran Jembatan Bailey guna memperlancar pembangunan Jembatan Sonokembang yang sebelumnya ambrol akibat derasnya arus sungai pada Oktober lalu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa penutupan.
“Selama empat hari itu kami menempatkan petugas. Total sedikitnya ada enam personel yang kami tugaskan di lokasi,” ujar Jaya, sapaan akrabnya, Kamis (12/2).
Sejumlah petugas itu, nantinya selain memastikan kelancaran arus lalu lintas, juga sekaligus membantu mengarahkan kendaraan yang kebingungan mencari akses jalan alternatif. Secara rinci, Jaya menyebut dua personel akan ditempatkan di lokasi Jembatan Bailey.
Sementara dua personel lagi akan ditempatkan di ujung utara Jalan Simpang Sulfat Utara dan dua personel lain di ujung selatan Jalan Sulfat Utara atau di Jalan Simpang LA Sucipto.
“Skema rekayasa lalu lintas sama seperti yang sudah pernah terjadi dulu. Jadi pengguna kendaraan yang terlanjur masuk Jalan Simpang Sulfat Utara, bisa mengambil alternatif memutar di Jalan Raya Titan. Lalu kalau dari Simpang LA Sucipto memutar lewat Jalan Terusan Batubara,” beber dia.
Untuk memudahkan pengguna kendaraan, nantinya juga akan dipasang papan informasi penutupan di ujung Jalan Simpang Sulfat Utara dan Jalan Simpang LA Sucipto. Sehingga pengguna kendaraan bisa mencari alternatif lain selama penutupan tersebut
“Sama seperti dulu, ada papan informasi agar pengendara tidak kebingungan. Papan informasi itu seharusnya dipasang oleh pelaksana proyeknya. Karena itu kan pengalihan arus lalu lintas akibat dari pembangunan,” tutup dia. (ian/aim/mtc)