Malangtrend.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) kembali menjalin kerjasama strategis dengan mitra. Kerjasama tersebut dituangkan dalam sebuah MoU yang ditandatangani oleh kedua pihak. Kali ini kerjasama dijalin dengan mitra industri dari bidang survei, GNO dan Pers se Jawa Timur. Dilaksanakan di Lantai 7 Gedung C FISIP UB, Senin (17/11).
Dekan FISIP UB Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si menilai media pers, NGO dan lembaga survei merupakan penjaga demokrasi yang menjadi pondasi penopang keutuhan bangsa. Tugas tiga mitra ini selaras dengan program-program FISIP UB yang juga berperan mengawal demokrasi. “Maka pertemuan ini penting. Untuk menghasilkan ide-ide dan gagasan strategis yang bisa diterapkan di tataran Program Studi,” ujarnya.
Imron menerangkan, kerjasama dan kolaborasi FISIP dengan mitra sebagai upaya fakultas untuk lebih meningkatkan daya dukung program strategis nasional untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. “Sehingga keberadaan civitas akademika tidak menjadi menara gading. Tetapi bersama seluruh elemen bangsa membangun sinergi berkiprah dalam pembangunan,” tuturnya.
Dekan menjelaskan alasan dibangunnya sinergi ini. Menurutnya, kiprah sivitas akademik menjadi lebih nyata dan bermakna dengan dukungan mitra dari pihak media. Maka pertemuan ini menjadi titik tolak dan momentum untuk membangun kolaborasi yang kuat. “Karena kinerja kita bisa didengungkan bersama. Program strategis FISIP menjadi lebih luas dan tepat sasaran,” tuturnya.
Imron berharap kolaborasi akan membuat peran FISIP UB semakin besar. Diimplementasikan dalam berbagai program. Dan dia menegaskan, FISIP UB selalu membuka diri. Siap sharing dan tukar gagasan untuk memberikan dampak yang lebih strategis kepada masyarakat.
Maka dekan dan jajarannya juga menginginkan pertemuan ini menjadi pemantik kerjasama yang lebih luas. FISIP UB dapat menjadi ruang atau wadah, serta jembatan pada proses perubahan dinamika dalam masyarakat. “Harapan kami, dan menjadi harapan kita bersama, dengan kolaborasi ini kita besarkan Malang Raya dan Jawa Timur. Karena kita bisa menangkap potensi dan sumber daya di Malang Raya ini sangat luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan 1 FISIP UB Reza Safitri, S.Sos., M.Si., Ph.D menjelaskan, kolaborasi yang dibangun dengan Pers, NGO dan LSI dapat diimplementasikan di berbagai kegiatan. Yang paling berpotensi kolaborasi dalam Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
“Peluang kerjasama ini sangat besar. Dari bidang pendidikan kita bisa melaksanakan praktisi mengajar. Dampaknya bagi mahasiswa mereka tidak hanya teoritis, tapi juga aplikatif. Supaya mahasiswa memiliki pemahaman yang menyeluruh. Sehingga kapasitas keilmuan mereka meningkat,” pungkasnya.(imm/lim/mtc)