Malangtrend.com – Inovasi di SMP Islam Sabilillah Malang (SMPIS) seolah tidak mengenal titik henti. Merayakan Ulang Tahun ke-23, sekolah unggulan ini kembali membuktikan komitmennya sebagai pelopor pendidikan modern. Meluncurkan dua terobosan digital mutakhir: SMPIS Smart Character (SSC) dan Brilian Virtual Reality Library (V-Library) pada Sabtu (7/2) lalu.
Peluncuran tersebut menjadi kado spesial dalam perayaan bertema “Digital Brilliance” yang dihadiri oleh jajaran Direksi LPI Sabilillah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang.
Melalui aplikasi SMPIS Smart Character (SSC), sekolah mendefinisikan ulang cara memantau perkembangan akhlak siswa. Aplikasi berbasis web ini menghubungkan guru dan orang tua secara real-time untuk mengawal aktivitas ibadah, literasi, hingga prestasi siswa.
Dengan SSC memantau karakter anak sudah tidak lagi menggunakan buku. Seperti tahun-tahun sebelumnya. Kini dengan aplikasi berbasis web orang tua dapat mengakses menggunakan handphone, tab dan sejenisnya. “Kalau di rumah orang tua yang memvalidasi. Sedangkan di sekolah divalidasi oleh guru,” terang Lia.
Menariknya, SSC mengadopsi sistem gamifikasi. Siswa dapat mengumpulkan poin dari setiap kebaikan yang dilakukan, menciptakan kompetisi positif yang memacu mereka untuk terus berprestasi. “Anak-anak sangat menyukai tantangan. Kami mengemas penanaman karakter ini agar mereka terpacu melakukan kebaikan setiap waktu melalui sistem skor,” ujar Kepala SMP Islam Sabilillah Malang, Nur Lailiyah, S.Pd., M.Pd.
Selain karakter, SMPIS juga membawa cakrawala dunia ke dalam perpustakaan melalui Brilian V-Library. Berkat kontribusi luar biasa dari para orang tua siswa, kini para pelajar dapat mendalami materi sains dengan pengalaman visual yang mendalam (immersive).
“Ini adalah bukti nyata sinergi antara sekolah dan orang tua. Kami sangat mengapresiasi kontribusi orang tua yang begitu besar dalam mendukung fasilitas pendidikan putra-putrinya,” tambah Lia, sapaan akrabnya.
Perayaan HUT ke-23 ini juga menjadi panggung pembuktian daya literasi siswa dengan diluncurkannya 11 buku karya baru, termasuk karya individu dan antologi. Tak hanya itu, sekolah turut memberikan penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi yang sukses di ajang Bina Talenta serta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
“Ini merupakan penghargaan yang kami berikan pada anak-anak yang memiliki semangat tinggi dalam doing research. Sekaligus menunjukkan kepada orang tua sebagai bentuk kebanggaan tersendiri,” tuturnya.
Langkah ini menegaskan posisi SMP Islam Sabilillah Malang sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada kecanggihan teknologi, tetapi juga konsisten melahirkan generasi peneliti dan penulis muda yang berkarakter kuat.
Hadir langsung dalam kegiatan Gebyar HUT ke-23 SMPIS, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., didampingi jajaran direksi Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang, diantaranya Asisten Direktur II Drs. Ishom Ihsan, M.Pd, Asisten Direktur III Dr. Wartono, M.Pd., dan Sekretaris LPI Sabilillah, Dr. Ali Afandi, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Suwarjana memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi SMP Islam Sabilillah selama lebih dari dua dekade. Ia menilai sekolah ini bukan sekadar lembaga pendidikan biasa, melainkan motor penggerak inovasi pendidikan di Kota Malang.
“Terima kasih SMP Islam Sabilillah. Adanya sekolah ini membuat Kota Malang semakin mbois. Prestasinya sungguh luar biasa,” puji Suwarjana.
Ia juga memuji kualitas sumber daya manusia di lingkungan Sekolah Sabilillah, mulai dari guru, karyawan, hingga tim pengembang. Suwarjana optimis bahwa ke depannya prestasi sekolah ini akan terus meroket, baik di level siswa maupun tenaga pendidiknya. (imm/adv/mtc)