Malangtrend.com – Gempa magnitudo 5,7 yang berlokasi di Pacitan Jawa Timur terasa hingga ke Malang, Selasa (27/1) pagi pukul 08.20 WIB. Dampaknya dua rumah di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang dilaporkan mengalami rusak ringan.
Selain itu, gempa yang berpusat di darat ini juga sempat membuat perjalanan kereta api (KA) terganggu, termasuk KA yang masuk Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang melambat 25 menit.
“Dampak prasarana tidak ada, aman. Dampak perjalanan KA 167 Kertanegara masuk Kepanjen lambat 25 menit, dari Malang ke Purwokerto,” ujar Kepala Stasiun Kepanjen, Sugito.
Sugito menegaskan kini perjalanan KA sudah kembali normal. Sementara itu, dua rumah warga di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumawe dilaporkan mengalami rusak ringan pada bagian tembok.
“Dua rumah rusak ringan, tembok samping rumah jebol dan tembok samping retak,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, seraya menegaskan tidak ada korban.
Sementara itu, Kepala Kantor BMKG Stasiun Geofisika Malang, Mamuri menegaskan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Ia menguraikan gempa bumi tersebut memiliki parameter magnitudo 5,7. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,18° LS ; 111,33° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” papar Mamuri. (den/lim/mtc)