Malangtrend.com – Hari pertama Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya berbayar, ternyata tak menyurutkan antusias penumpang. Enam jam beroperasi sejak pukul 05.00 WIB, dari titik Terminal Hamid Rusdi Kota Malang sudah ada penumpang naik sebanyak 188 orang, Kamis (27/11). Dalam kurun waktu yang sama, untuk di wilayah Malang Raya, tercatat ada 1.047 penumpang.
Dari pantauan Malang Posco Media di Terminal Hamid Rusdi, penumpang naik dan turun tidak terjadi penumpukan. Meskipun tidak terlalu ramai, tapi tidak ada bus yang berangkat dalam kondisi kosong.
“Kalau waktu masih gratis, memang selalu penuh. Dari kapasitas bus yang memuat 35 orang, baik duduk dan berdiri, semuanya penuh. Setelah berlaku tarif, masih ramai meskipun kebanyakan sejumlah tempat duduk yang berjumlah sekitar 20 kursi,” terang Supervisor Trans Jatim Terminal Hamid Rusdi, Anita Dwi.
Ia juga mengatakan, untuk tarif yang dikenakan kepada penumpang bersifat tetap alias flat. Baik penumpang yang menempuh jarak jauh, maupun yang turun di sekitaran dalam kota saja.
“Jauh atau dekat, tarifnya sama. Kami sudah menyiapkan sebanyak 15 armada, yang bisa digunakan oleh penumpang. Untuk dewasa atau umum tarifnya Rp5.000 dan untuk pelajar dikenakan Rp2.500,” tambahnya.
Anita menambahkan, bagi pelajar yang akan menggunakan bus Trans Jatim, wajib mengenakan seragam sekolah dan membawa kartu pelajar. Bagi pelajar bisa memanfaatkan Trans Jatim untuk pulang ke rumah setelah jam sekolah berakhir.
“Untuk jumlah pastinya naik atau turun, belum bisa disimpulkan. Namun, berdasarkan data yang saya dapat untuk penumpang Trans Jatim dari Malang Raya, Kamis (26/11) lalu, sejak pukul 05.00 sampai 19.00 WIB, sebanyak 4.026 penumpang dari seluruh bus serta halte dan pemberhentian yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang penumpang Trans Jatim Malanv Raya, Mega, mengaku bahwa armada bus tersebut cukup bagus. Karena harus membawa anak, ia justru sengaja memilih ketika sudah berlaku tarif reguler.
“Jadi, tadi itu awalnya lagi makan bersama anak dan teman-temannya. Karena sudah tahu kalau ada Bus Trans Jatim beroperasi dari Terminal Hamid Rusdi, akhirnya bareng-bareng sama orangtua teman anak saya, naik semua,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, ingin berkeliling dalam Kota Malang dulu, meskipun juga ingin sampai ke Kota Batu. Ia menyebut, terobosan layanan transportasi umum ini cukup baik. Apalagi bisa menambah rute, dan bisa sampai ke wilayah Malang Selatan.
“Kalau bisa sampai Bululawang, Gondanglegi atau Dampit pasti lebih enak lagi. Terus busnya juga bisa diperbesar, biar penumpangnya bisa semakin banyak,” harapnya.
Ia mengaku terkait tarif dan jam operasional, sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Tarifnya justru kami menilai cukup ekonomis, apalagi flat. Kemudian operasional dari jam 05.00 sampai 19.00 WIB, sudah bisa mengakomodir anak sekolah dan pekerja,” pungkas warga asal Arjowinangun, itu. (rex/jon/mtc)