Malangtrend.com – Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari menyebabkan bencana longsor dan banjir luapan yang merendam sebuah sekolah MI Mabruk Qur’an di Desa Ngroto, Pujon, Malang, Kamis (22/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan karena material lumpur masuk hingga ke dalam ruangan kelas. Sukma Febriana, guru MI Mabruk Qur’an, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
“Hujan deras dari sore menyebabkan longsor dan air meluap sampai ke sekolah. Air membawa material lumpur yang masuk ke tiga ruangan dan kamar mandi dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa,” ujar Sukma saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, kemarin.
Terkait aktivitas siswa, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan seluruh siswa yang berjumlah total 302 santri MI dan sekitar 100 siswa RA. Keputusan ini diambil demi keamanan hingga kondisi bangunan sekolah kembali memungkinkan untuk digunakan.
“Sementara kita liburkan sampai kondisinya memungkinkan, gitu. Kemarin informasinya hari ini saja, tapi nanti kita lihat dulu kalau memang masih belum memungkinkan, besok kita liburkan lagi,” ucap Sukma.
Hingga saat ini, proses pembersihan material lumpur masih terus dilakukan secara gotong royong. “Ini untuk sekarang masih dibersihkan oleh wali murid, ini swadaya, sama dibantu oleh BPBD, kemudian Pemerintah Desa, Kecamatan, kemudian Damkar juga. Ini yang paling banyak ini dari wali murid, ini kita koordinasi untuk membersihkan lumpur-lumpur yang terutama ada di halaman biar kita ada akses masuk ke sekolah”, lanjutnya.
Pihak sekolah mengalokasi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk warga, wali murid dan petugas yang ikut kerja bakti membersihkan material sisa longsor. “MBG kita alokasikan untuk orang tuanya anak-anak, orang tuanya siswa yang kerja bakti hari ini hadir, sama yang bantu-bantu juga,” tutup Sukma. (fir/udi/mtc)