Malangtrend.com – Empat hari sudah Rika Julia Safitri, 27 tahun dan anaknya, Aldafiatul Rifka Salimah, 6, terseret arus Sungai Glidik Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading. Hingga Selasa, (4/11) kemarin, kedua korban ibu dan anaknya ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Petugas gabung terdiri dari Basarnas, BNPB, relawan, nelayan, TNI-Polri, dan masyarakat terus melakukan pencarian hingga Pantai Licin Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading. Kedua korban terseret derasnya arus Sungai Glidik saat hendak menyeberang jembatan dibonceng sang suami, Teguh Srianto, 34, menggunakan sepeda motor. Mereka dari arah Desa Tegalrejo Kabupaten Lumajang menuju Dusun Lebaksari Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading, Sabtu (1/11) lalu.
Teguh berhasil menyelamatkan diri dari peristiwa tersebut. Ia sempat memegang tangan istrinya, namun terlepas karena derasnya arus air Sungai Glidik. Mereka merupakan warga Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading.
Kapolsek Ampelgading AKP Handry Prasetyo menjelaskan hingga kemarin, ibu dan anak belum ditemukan. Barang bukti yang berkaitan dengan keduanya seperti pakaian juga belum ada yang ditemukan. “Belum ditemukan, masih dilakukan pencarian melebar ke Pantai Licin. Jaraknya sekitar dua kilometer dari TKP,” ujar Kapolsek AKP Handry kepada Malang Posco Media, Selasa (4/11) kemarin.
Sejauh ini petugas hanya menemukan barang bukti berupa sepeda motor yang dikendarai sekeluarga tersebut. Jarak ditemukannya sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Lebih lanjut, Handry menyampaikan sekitar 30 personel gabungan, termasuk nelayan ikut serta melakukan pencarian menggunakan tujuh perahu.
Tim SAR menurunkan perahu karet untuk melakukan pencarian melalui jalur laut dan menyesuaikan kondisi cuaca. Apabila cuaca buruk, pencarian dihentikan sampai kondisi cuaca membaik. “Kalau hujan, pencarian dihentikan. Karena keselamatan tim juga harus diperhitungkan,” jelas Handry.
Ia menambahkan berdasarkan SOP, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Setiap hari tim SAR melakukan pencarian sejak pagi hingga sore.
Terpisah, Kepala Dusun (Kasun) Lebaksari Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading Aji Prayitno tim gabungan bersama-sama melakukan penyisiran di laut, tepi laut, dan tepi sungai. “Kami hanya mendampingi tim SAR menyisir di tepi pantai, tidak terjun langsung ke laut,” ujarnya. Aji menambahkan, dalam satu perahu nelayan berisi tiga sampai empat orang yang belayar melakukan pencarian. Sedangkan, satu unit perahu karet dari tim SAR diisi lima orang. “Kalau suami yang selamat posisinya masih di orang tuanya. Yang terseret anak tunggal,” pungkas Aji.(den/lim/mtc)