Malangtrend.com – Jelang Ramadan 1447 Hijriah, bahan pangan di Kota Malang relatif aman, hanya terkendala stok. Dalam sidak yang dilakukan tim Bapanas RI, Satgas Pangan Polresta Malang Kota, dan Pemkot Malang, masih mendapati ada dinamika harga dan stok bahan pangan yang dialami pedagang di Pasar Bunulrejo Kota Malang, Senin (9/2) pagi.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas RI Puspa Dewi mengatakan, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan yang dilakukan, belum ada lonjakan harga signifikan. Dirinya menyebutkan, di momen jelang Ramadan ini pihaknya fokus pada 14 bahan pangan pokok.
“Kami ada pengecekan terhadap harga dan stok, seperti beras, telor, bawang, cabai hingga minyak goreng. Dari semua bahan pokok tersebut, kami tidak menemukan kelangkaan, dan semoga saat momen Ramadan dan Lebaran nanti tetap aman,” jelasnya.
Manemabahkan hal tersebut, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang Elfiatur Roikhah mengatakan bahwa untuk menjaga stabilitas pihak Pemkot Malang sudah melakukan berbagai upaya intervensi. Menghadapi kesulitan akses bahan pangan, sudah dilakukan berbagai Gerakan Pasar Murah (GPM) di berbagai kelurahan.
“Sejak 23 Januari 2026 lalu, kami dari Pemkot Malang sudah menggelar GPM dan akan terus digelar hingga ke seluruh 57 kelurahan yang ada,” jelasnya.
Menghadapi agar tidak terjadinya lonjakan harga dan menjaga stabilitas stok, pihak aparat telah memiliki satuan tugas (satgas) khusus. Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Malang Kota Ipda Suryantara Adi Pratama menyebutkan, kini pihaknyabtelah membentu Tim Saber Pangan.
“Kami berperan untuk memastikan tidak ada pelanggaran pangan, baik dari distribusi hingga penjualan ke konsumen. Memang ada harga yang naik, tetapi tidak siginifikan dan terus kami pantau, menjamin ketersediaan dan stabilitas bahan pangan,” tegasnya. (rex/aim/mtc)