Skip to main content

Malang Trend

Perut Auto Begah Malam Hari? Coba 4 Tips Simpel dari Ahli Gizi Ini

Perut Auto Begah Malam Hari? Coba 4 Tips Simpel dari Ahli Gizi Ini
Ilustrasi – Gangguan perut. (Pexels/am.)

MALANGTREND.ID – Ngerasa perut makin penuh atau kembung saat malam? Tenang, kamu nggak sendirian. Ternyata kondisi ini termasuk hal yang normal karena sepanjang hari sistem pencernaan kita sudah dipenuhi makanan, cairan, hingga gas.

Ahli gizi Ava Safir menjelaskan, sedikit perut kembung di penghujung hari bukan sesuatu yang perlu langsung dikhawatirkan.

“Mengalami sedikit perut kembung di penghujung hari sebenarnya sangatlah wajar,” katanya, dikutip dari Eating Well, Selasa (4/8).

Meski begitu, kalau rasa begah muncul hampir setiap malam atau bikin nggak nyaman, bisa jadi ada kebiasaan sehari-hari yang perlu diperbaiki.

Menurut ahli gizi terdaftar Lavanya Kethamukkala, perut kembung dapat dipicu banyak faktor. Mulai dari makan terlalu cepat, sembelit, intoleransi makanan, terlalu banyak konsumsi garam, minuman bersoda, perubahan hormon, hingga ketidakseimbangan bakteri baik di usus.

Nah, berikut empat kebiasaan simpel yang direkomendasikan ahli gizi supaya perut terasa lebih nyaman menjelang tidur.

1. Jalan Santai Setelah Makan Malam

Scroll media sosial boleh, tapi coba sempatkan jalan santai sekitar 10-15 menit setelah makan malam.

Menurut Kethamukkala, aktivitas ringan ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih lancar sekaligus mendorong makanan dan gas bergerak lebih cepat di dalam usus.

Safir juga mengutip penelitian yang menemukan bahwa berjalan kaki 10-15 menit setelah makan selama empat minggu mampu mengurangi gejala kembung, sendawa, hingga penumpukan gas. Efeknya bahkan disebut setara dengan obat yang membantu pergerakan usus pada penderita kembung kronis.

“Bahkan sekadar berjalan santai di sekitar lingkungan rumah pun dapat membantu pergerakan makanan dan gas di usus serta mengurangi perut kembung,” kata Safir.

2. Jangan Makan Terburu-buru

Kalau kamu termasuk tipe yang makan cuma hitungan menit, mungkin ini penyebab perut sering begah.

Saat makan terlalu cepat, tubuh ikut menelan lebih banyak udara. Akibatnya, gas di dalam lambung bertambah dan bikin perut terasa penuh.

“Makan dengan cepat berarti Anda menelan lebih banyak udara dan memberi waktu lebih sedikit bagi lambung untuk merasakan kenyang,” ujar Safir.

Mengunyah makanan lebih pelan membuat makanan lebih mudah dicerna sejak di mulut. Lambung pun nggak perlu bekerja terlalu keras sehingga risiko refluks, begah, dan kembung bisa berkurang.

Tips gampangnya? Coba letakkan sendok atau garpu setiap selesai satu suapan supaya ritme makan lebih santai.

3. Santai Dulu Sebelum Tidur

Stres ternyata nggak cuma bikin pikiran penuh, tapi juga bisa bikin perut ikut “rewel”.

Safir menjelaskan, stres memengaruhi cara kerja saluran pencernaan sehingga gas lebih mudah terjebak dan membuat perut terasa kembung.

Karena itu, ia menyarankan latihan pernapasan diafragma selama lima sampai sepuluh menit sebelum atau sesudah makan.

Sementara ahli gizi Lauren O’Connor menyebut aktivitas sederhana seperti membaca buku, yoga ringan, atau latihan napas dalam juga bisa membantu tubuh lebih rileks.

“Aktivitas menenangkan seperti yoga ringan, membaca, atau pernapasan dalam dapat membantu tubuh anda rileks dan mendukung pencernaan yang lebih sehat,” katanya.

4. Minum Herbal yang Menenangkan

Kalau masih terasa nggak nyaman, minuman herbal bisa jadi pilihan.

Menurut O’Connor, teh jahe maupun kamomil dikenal memiliki efek menenangkan dan membantu meredakan rasa begah.

“Jahe dapat membantu mengurangi sakit perut dan kembung, sementara kamomil dapat mendukung pencernaan yang lebih nyaman dengan mengurangi gas yang terperangkap,” jelasnya.

Sementara Kethamukkala menambahkan, daun mint atau peppermint juga dapat membantu mengendurkan otot saluran pencernaan sehingga rasa kembung berkurang.

Meski begitu, respons setiap orang bisa berbeda. Pada sebagian orang, peppermint justru dapat memperburuk gejala asam lambung atau refluks.

Kalau perut kembung terus terjadi dalam waktu lama, disertai nyeri hebat, berat badan turun tanpa sebab, atau gangguan pencernaan lain, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar penyebabnya bisa dipastikan lebih lanjut. (ntr/bua)