Malangtrend.com – Kepergian Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro menjadi duka mendalam bagi banyak pihak. Tak hanya keluarga besar Arema FC, kesedihan juga dirasakan oleh Aremania serta masyarakat yang mengenal sosok legenda Singo Edan tersebut.
Kuncoro menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (18/1/2026) di usia 52 tahun. Kepergiannya mengundang simpati luas. Ratusan orang tampak mengantarkan jenazah almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Sejak disemayamkan di rumah duka, pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Rekan sesama pelatih, mantan pemain, perwakilan klub, hingga Aremania hadir menyatu dalam suasana duka yang mendalam.
Sosok Kuncoro dikenal luas sebagai figur sederhana, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap sepak bola Malang, khususnya Arema FC. Bagi klub dan Aremania, Kuncoro bukan sekadar pelatih, melainkan bagian penting dari perjalanan Singo Edan.
Keteladanan, kedekatan dengan pemain, serta sikap religius membuat almarhum dicintai banyak kalangan. Kepergiannya memang meninggalkan luka mendalam, namun juga warisan kenangan dan nilai ketulusan yang akan terus dikenang.
General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Kuncoro.
“Klub Arema FC sangat berduka atas kepergian almarhum asisten pelatih kita, Coach Kuncoro. Ini merupakan kehilangan sangat besar bagi Arema FC. Tidak banyak kata. Kami hanya mohon doa agar Coach Kuncoro husnul khatimah dan dimaafkan jika beliau ada kesalahan,” ujar Yusrinal.
Pria yang akrab disapa Inal itu juga mengenang Kuncoro sebagai sosok yang mampu mencairkan suasana. Menurutnya, pelatih kelahiran 27 Maret 1973 tersebut dikenal humoris dan mudah akrab dengan siapa pun. “Hal ini memang ciri khas Coach Kuncoro,” tuturnya.
Sebagai bentuk penghormatan kepada legenda klub, manajemen Arema FC juga menyiapkan video biografi untuk mengenang perjalanan hidup dan pengabdian almarhum. Video tersebut telah diunggah melalui akun media sosial resmi klub pada Senin (19/1/2026).
“Saya langsung perintahkan ke anak-anak untuk membuat video biografi Coach Kuncoro. Itu yang spontan kami pikirkan sebagai bentuk penghormatan,” pungkas Inal.
Sementara itu, sebagai bentuk empati dan penghormatan, aktivitas latihan Arema FC masih diliburkan pada Senin (19/1/2026). Tim diberikan waktu untuk berduka atas kepergian salah satu figur penting di dalam skuad Singo Edan. (ley/jon/mtc)