Malangtrend.com – Arema FC akan tampil tanpa Dalberto saat menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Senin (2/2/2026). Absennya striker asal Brasil tersebut membuat Singo Edan mengalihkan tumpuan serangan kepada deretan pemain anyar.
Dalberto dipastikan menepi akibat akumulasi kartu kuning. Ia telah mengoleksi empat kartu kuning yang didapat saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Borneo FC, Persebaya Surabaya, dan Dewa United.
Kondisi ini membuka peluang bagi Joel Vinicius untuk mengambil peran penting di lini depan Arema FC. Pemain yang resmi bergabung pada Rabu (28/1/2026) itu berpeluang melakoni debutnya sekaligus menjadi salah satu tumpuan baru Singo Edan dalam membongkar pertahanan Persijap.
Meski berstatus pendatang baru, Vinicius disebut telah menunjukkan adaptasi positif dalam sesi latihan. Kehadirannya diharapkan memberi warna berbeda di sektor serang Arema FC, khususnya dalam memaksimalkan peluang di depan gawang lawan.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengaku optimistis dengan keberadaan pemain-pemain anyar di lini depan. Selain Joel Vinicius, Singo Edan juga memiliki Gabriel Silva dan Gustavo França yang mulai menunjukkan kontribusi.
Marcos mengaku cukup puas dengan penampilan França dan Gabriel Silva saat tampil menghadapi Dewa United. Menurutnya, kehadiran keduanya membuat permainan menyerang Arema FC terlihat lebih tajam, meski belum berbuah gol.
“Tim banyak menciptakan peluang dan bermain menyerang. Tetapi para pemain gagal mencetak gol, jadi perlu evaluasi. Masalahnya adalah konsentrasi, fokus, dan juga tekanan,” ujar Marcos.
Dengan bergabungnya Joel Vinicius, pelatih asal Brasil itu optimistis ketajaman lini serang Arema FC akan meningkat.
“Ketika Joel Vinicius datang, saya pikir kami akan mendapat kekuatan yang segar di lini serangan,” tambahnya.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Arema FC tetap membidik hasil maksimal meski tanpa Dalberto. Harapan pun kini bertumpu pada trio anyar di lini depan untuk menjaga daya gedor Singo Edan. (ley/jon/mtc)