Malangtrend.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pembangunan drainase Jalan Soekarno Hatta (Soehat), Rabu (5/11) malam. Didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Emil optimis pengerjaan drainase senilai Rp 30 Miliar itu bisa selesai sesuai target.
“Progres sudah 30 persen. Target sesegera mungkin selesai. Sudah kami maksimalkan betul jam kerjanya dan alat berat pun sudah tiga yang kerja secara paralel. Jadi simultan tidak ada ruang yang kami biarkan. Untuk efisiensi waktu, kami geber semua,” ujar Emil kepada Malang Posco Media.
Selama pekerjaan drainase sepanjang 1,3 kilometer tersebut, diakui Emil memang ada sejumlah hambatan atau tantangan yang dihadapi oleh para pekerja. Hal ini juga menjadi perhatian khusus baginya. Yang pertama yakni soal kemacetan lalu lintas yang cukup berdampak pada pembangunan.
Untuk mengatasi padatnya lalu lintas, maka selama pekerjaan drainase tersebut berlangsung, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas.
“Karena misalnya lalu lintas tidak diamankan, alat berat susah kerja. Kalau susah kerja, ya tidak selesai selesai. Ini sudah diklirkan (rekayasanya),” tambah dia.
Kemudian hambatan lain yang sempat dihadapi adalah masalah pipa PDAM yang bocor. Saat ini, hal tersebut sudah diatasi langsung oleh Perumda Tugu Tirta sehingga persoalan sudah klir. Hambatan lain yakni masih adanya tiang milik provider yang belum diamankan.
Informasi terbaru, dari para provider sudah siap untuk dilakukan relokasi. “Tinggal saat penggalian nanti di lokasi harus ada perwakilan dari pihak provider untuk memindahkan. Ada beberapa kekhawatiran misalnya providernya ada lima, tapi yang datang tiga, kami sepakati kalau dua tidak datang ya kami pindah secara sepihak saja,” lanjutnya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku bersyukur Wagub Jawa Timur berkenan turun langsung ke lokasi untuk meninjau progres pekerjaan drainase yang sangat vital di Kota Malang ini. Wahyu mengaku siap untuk membantu dan menindaklanjuti rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut
“Termasuk nanti akan mengaktifkan kembali traffic light di ujung jembatan Soehat. Jadi yang selama ini dari barat ke timur selalu berputar ke Soehat dulu, nanti akan bisa langsung (lurus ke timur),” tandasnya. (ian/lim/mtc)