Malangtrend.com – Pertandingan perdana Singo Edan di Bulan Suci Ramadan 1447 H, langsung dihadapkan dengan Derbi Jatim. Melawat ke kandang Madura United, Arema FC kini memiliki tren cukup mentereng menghadapi Laskar Sapeh Kerrab, itu.
Anak asuh Marcos Santos, kini sudah meraih empat kemenangan dari lima laga terakhir yang dijalani dalam BRI Super Leauge 2025/2026. Sementara, Madura United masih harus dihantui rekor minor dengan belum pernah menang di lima laga terakhir.
Sebelumnya, tren positif Arema FC merupakan hasil latihan dan kerja keras para pemain, seperti yang dikatakan oleh sang pelatih, Marcos Santos. Perpaduan pemain lama dan pemain yang direkrut di putaran kedua mulai solid.
Gustavo França, Gabriel Silva, Joel Vinicius, hingga Hansamu Yama dan Walisson Maia, benar-benar cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
“Mereka cepat mengerti apa yang saya inginkan. Tim ini sudah bekerja keras,” sebutnya.
Arema baru saja memupus perjuangan Semen Padang FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2) lalu, dengan skor cukup telak 3-0. Hadirnya para pemain baru seperti Guatavo França dan Joel Vinicius langsung membawa angin segar bagi Singo Edan.
Mengingat anak asuh Marcos Santos masih memiliki rekor cukup mentereng, di 10 pertandingan terakhir melawan anak asuh Carlos Parreira. Arema mencatatkan empat kali menang, empat kali imbang dan hanya dua kali kalah, saat menghadapi Madura United.
Arema FC juga kini masih menjaga asa untuk bersaing di papan atas klasemen. Bertengger di posisi ke-8 klasemen hingga pekan ke-21 BRI Superl League 2025/2026, anak asuh Marcos Santos selisih lima poin dari rivalnya Persebaya Surabaya yang duduk di peringkat lima saat ini.
Kemenangan menghadapi Madura United di pekan ke-22 BRI Super League selain menjaga kesempatan Singo Edan bersaing di papan atas, juga memangkas jarak dengan sang rival. Sementara, ini bukan laga mudah karena Madura United juga mengincar kemenangan agar bisa menjauh dari zona degradasi yang hanya berjarak empat poin saja. (rex/jon/mtc)