Malangtrend.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Merdeka Malang tidak ingin terjebak dalam formalitas administratif. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE), FISIP resmi melakukan transformasi besar pada standar mutu akademiknya, Selasa (3/2).
Wakil Dekan 1 FISIP UNMER Malang Dr. Rochmad Effendy, BHSC., M.Si., menegaskan bahwa RPS adalah instrumen vital yang menentukan kualitas lulusan. Ia membedah persepsi lama yang menganggap RPS hanya sebagai tumpukan kertas pelengkap administrasi.
”RPS harus mampu menunjukkan keterkaitan utuh antara capaian pembelajaran, metode, hingga sistem asesmen. Di situlah letak krusialnya pendekatan OBE. Kita ingin kurikulum yang berdampak langsung pada kualitas lulusan, bukan sekadar teori di atas kertas,” tegas Rochmad.
Ia menambahkan bahwa keselarasan (alignment) kurikulum dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) adalah komitmen FISIP untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan relevan dengan tantangan zaman.
Narasumber ahli Dr. Tjitjik Rahayu, M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menantang para dosen untuk mengubah paradigma mengajar. Menurutnya, pendekatan OBE menuntut dosen untuk “mulai dari akhir”, menentukan dampak apa yang ingin dihasilkan sebelum merancang materi.
Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan OBE terletak pada keterukuran dan keselarasan antara metode dan evaluasi. ”RPS tidak lagi sekadar rencana mengajar. Ini adalah peta jalan pembelajaran yang berorientasi pada hasil nyata bagi mahasiswa,” jelas Tjitjik.
Acara ini tidak berhenti pada pemaparan materi. Para dosen terjun langsung dalam praktik penyusunan RPS yang didampingi secara intensif. Bahkan, sesi Klinik dan Konsultasi RPS menjadi panggung bagi para pendidik untuk membedah tantangan nyata di lapangan.
Dalam sesi tersebut, narasumber memberikan umpan balik tajam untuk memastikan setiap dokumen RPS yang disusun bersifat komprehensif, aplikatif, dan kontekstual dengan karakteristik program studi masing-masing. Menutup rangkaian acara, Dr. Rochmad Effendy memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan narasumber.
Ia berharap budaya mutu akademik ini terus mengakar kuat di lingkungan FISIP. Melalui implementasi OBE, FISIP UNMER Malang optimistis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat global. (imm/lim/mtc)