Malangtrend.id – Sofyan Edi Jarwoko resmi terpilih kembali untuk menjadi Ketua Kormi Kota Malang periode 2026-2031. Hal itu sesuai dengan hasil keputusan Musyawarah Kota (Muskot) Kormi Kota Malang yang digelar di Stadion Gajayana, Sabtu (18/7).
Atas hasil keputusan tersebut, pria yang akrab disapa Bung Edi itu menyampaikan dirinya siap mengemban amanah itu dengan sebaik mungkin. Ia berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari Pemkot Malang yang telah memberi dukungan penuh atas pelaksanaan Muskot maupun seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) sehingga musyawarah tersebut berjalan lancar, meski dalam prosesnya diwarnai aksi walkout.
“Saya berterima kasih kepada Inorga yang merupakan anggota KORMI, baik yang penuh maupun yang sementara, karena kita sama-sama telah bersepakat. Ini adalah proses pembelajaran dalam kita berorganisasi dan nampak betul dinamika yang muncul adalah wujud rasa cinta seluruh inorga terhadap KORMI,” terang Bung Edi, usai mendapatkan SK.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah satu peserta Muskot, yakni Bambang Anjar dari Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) memilih meninggalkan jalannya Muskot (walkout) karena penyelenggara dinilai tidak transparan dan tidak terbuka dalam prosesnya.
Ia menyebut, para peserta Muskot yakni perwakilan Inorga di Kota Malang belum mendapatkan sosialisasi AD/ART yang baru sebagai dasar pelaksanaan Muskot. Tidak hanya itu, anggota Tim Penjaringan juga dinilai kurang terbuka saat pendaftaran bakal calon ketua dan juga merangkap Steering Comittee atau penyelenggara Muskot hingga membuat Bambang Anjar menyampaikan protesnya.
Meski adanya dinamika tersebut, Bung Edi menilai hal tersebut adalah bagian kritik maupun saran dan masukan yang tentu sangat ia hargai. Semua dinamika selama Muskot menjadi catatan yang akan diteruskan ke tingkat provinsi. Hal ini tentu akan berkontribusi untuk menjadikan Kormi lebih baik lagi.
“Kormi ini secara nasional juga sedang menata mulai dari struktur yang paling atas untuk berbenah agar dapat menjadi sebuah organisasi yang benar-benar baik. Ini harus didukung dan diikuti oleh seluruh Kormi yang ada di daerah, terutama di Kota Malang,” tutup mantan Wakil Wali Kota Malang periode 2018-2023 tersebut. (ian/aim)