Malangtrend.com – Gunung Semeru mengalami erupsi disertai awan panas, Rabu (19/11) sore. Semburan awan panas ini hingga berkilo-kilo. Namun demikian hingga pukul 18.03 WIB, belum terjadi gejolak atau dampak yang signifikan di wilayah Kabupaten Malang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, belum ada laporan yang mengindikasikan wilayah Kabupaten Malang mengalami kedaruratan terkait erupsi Gunung Semeru.
Sadono menyebut, wilayah Kecamatan Ampelgading, dan Tirtoyudo, Poncokusumo, mulai sore sampai petang ini belum terjadi gejolak.
“Berdasarkan pantauan pusdalops maupun relawan di wilayah Ampelgading dan Tirtoyudo sampai saat ini belum terjadi gejolak. Demikian pula dengan wilayah Poncokusumo, ” ujarnya.
Namun demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan di masing-masing wilayah yang berpotensi terdampak erupsi gunung dengan tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl), tersebut.
Sementara itu, Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono menyampaikan, telah memantau erupsi Gunung Semeru bersama pihak kecamatan wilayah Kabupaten Malang bagian timur lainnya.
“Informasi dari teman-teman satgas kecamatan sampai saat ini terpantau aman, tidak ada hujan abu yang turun di berbagai desa di Kecamatan Poncokusumo,” tambah Camat Didik. (mpm/mtc)





